Karya: Ummi Sulis

Di sinilah lelaki dengan luka hati kini, sendiri
Bagai menanti karomah
Meniti hampanya hari
Harap terulang masa indah

Hari-hari terus terlewati
Tubuh kian ringkih
Sakit bukan siksa lagi
Ia santapan hari-hari bertabur perih

Bukan termenung, lebih pada tercenung menguliti
Raga hanya berfungsi sebelah
Seakan jiwa separuh mati
Kepak renjana pupus sudah

Teringat silam, wibawa tegas ayomi diri
Masa penuh riuh
Teman senantiasa sambangi
Keluarga kecil bahagia utuh

Awal meniti hidup mandiri
Lelaki itu membawa rasa membuncah
Bersama permata hati
Olah tanah harapan, dijelajah

Renjana keluarga kecil ukir hari
Bersama kisah-kisah
Bawa cita asa bertema indahnya mimpi
Tiada rasa sungkan menggelabah

Baca Juga  Kotaku Tanpa Naungan

Semua terpatri
Demi hidup kemudian lebih indah
Bertahta dengan usaha mandiri
Hasil akhir ditunggu, berbuah