Selain itu, teknis pungut hitung suara juga dirancang menyerupai pemilu pada umumnya, mulai dari pendaftaran, surat suara, bilik suara, kotak suara hingga disediakan tinta sebagai bukti telah menggunakan hak pilihnya.

Begitu pula dengan kegiatan hitung suara dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh seluruh warga sekolah.

Pada Pilkatos SMPN 2 Tukak Sadai, Lais Azka Lubawi meraih suara terbanyak dan berhak menjadi Ketua OSIS terpilih.

Ia mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan Pilkatos ini.

“Kegiatan sangat seru dan menyenangkan dari mulai pendaftaran, kampanye untuk menyampaikan visi dan misi, hingga pungut hitung. Kami bisa merasakan bagaimana orang dewasa memilih pemimpin yang biasanya hanya bisa kami saksikan diluar area TPS. Semoga saya bisa mengemban amanah yang dipercaya oleh seluruh warga sekolah,” imbuhnya.

Baca Juga  Apel Akbar Linmas Jelang Pemilu 2024, Bupati Basel Ingatkan Jaga Netralitas

Iswanto selaku Kepala SMPN 2 Tukak Sadai sangat mendukung kegiatan ini, ia menyebutkan bahwa kegiatan Pilkatos ini merupakan program OSIS yang beririsan dengan kegiatan projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang bertujuan untuk memilih ketua OSIS berasaskan langsung, bebas, rahasia , jujur dan adil sesuai dengan asas pemilihan yang berlaku di Indonesia sehingga seluruh warga merasakan bagaimana euphoria pesta demokrasi.

“Meski siswa kami belum cukup umur untuk mempraktikan secara langsung kegiatan pesta demokrasi ini pada lingkungan luar sekolah namun setidaknya mereka bisa merasakan bagaimana proses demokrasi itu dilaksanakan sehingga mereka memiliki bekal dan gambaran sejak dini bagaimana pesta demokrasi itu seharusnya dilakukan dengan bahagia tanpa adanya perselisihan antarpendukung calon satu dengan calon lainnya,” tutupnya.

Baca Juga  70 Mahasiswa Bangka Selatan Lolos Seleksi Beasiswa Junjung Besaoh Goes to Campus, Berikut Daftarnya