Menyaksikan Perjalanan Pembentukan Kabupaten Bangka Selatan (Catatan Seorang Jurnalis)
Tidak terkecuali support dari unsur Muspika kecamatan Toboali era itu Hardi, SH selaku Camat Kecamatan Toboali, Komandan Koramil Toboali Pawit dan Kapolsek Toboali M. Suryaman.
Perjuangan pembentukan Kabupaten Bangka Selatan terus berlanjut lewat pembentukan Presidium Kabupaten Bangka Selatan yang diketuai H. Assad Zulkifli (alm) dan Sekretaris Sopian Ap pada 5 April tahun 2002 yang melibatkan tokoh-tokoh masyarakat dari Sebagin hingga Pulau Pongok.
Dan Alhamdulillah tanggal 27 Januari 2003, Kabupaten Bangka Selatan resmi dinyatakan sebagai otonomi daerah baru dalam sidang Paripurna di Gedung Nusantara yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI era itu Sutardjo Soeryoguritno (alm).
Sebuah perjalanan yang amat panjang dan penuh semangat heroisme dari seluruh masyarakat Bangka Selatan.
Bercerita tentang pembentukan Kabupaten Bangka Selatan bercerita tentang heroisme perjuangan warga Bangka Selatan mencapai kesejahteraan. Meraih kesejahteraan sesuai dengan potensi alam yang dikaruniakan Allah SWT untuk Bangka Selatan.
Dan itu yang menjadikan fokus utama pembentukan Kabupaten Bangka Selatan ini yang dicita-citakan para pendiri dan pejuang pembentukan Kabupaten Bangka Selatan dahulu.
Mereka para pendiri dan pejuang pembentukan Kabupaten Bangka Selatan tidak pernah bercita-cita menjadi pejabat daerah.
Para pendiri dan pejuang pembentukan Kabupaten Bangka Selatan hanya ingin warga yang berdiam diri di Bangka Selatan Sejahtera.
Infrastruktur jalan bagus. Ruang klas tempat peserta didik mencari pengetahuan baik. Perekonomian meningkat. Kearifan lokal terjaga. Sumber daya manusia di Bangka Selatan diberikan ruang sesuai keilmuannya. Hanya itu.
Tidak pernah mareka para pendiri dan pejuang pembentukan Kabupaten Bangka Selatan ingin menguasai daerah ini.
Apalagi mengeksploitasi sumber daya untuk kepentingan diri pribadi, keluarga dan kelompoknya. Itu sebuah pikiran yang amat tidak terpikirkan oleh mareka. Dalam mimpi pun itu tidak ada pikiran itu.
Mereka para pendiri dan pejuang pembentukan Kabupaten Bangka Selatan hanya ingin warga Bangka Selatan yang berdiam diri dari Sebagin hingga Pulau Pongok sejahtera.
Al Fatihah untuk para pendiri dan pejuang pembentukan Kabupaten Bangka Selatan yang telah wafat.
Pertanyaannya bagaimana menurut pembaca Kabupaten Bangka Selatan kini, saat usia Kabupaten Bangka Selatan berumur 21 tahun?
Yoo kite..
Rusmin Sopian, Penulis yang tinggal di Toboali
