PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dody Kusdian mengungkapkan banyak potensi yang dapat digali oleh Pemerintah Provinsi untuk mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp1 triliun di tahun 2025 nanti.

“Opsi PAD yang tadi dibahas Rp770 miliar kita naikkan Rp1 triliun karena potensinya besar. Bangka Belitung sebagai provinsi kepulauan banyak sektor-sektor yang menjadi unggulan tapi belum dioptimalkan oleh pemerintah daerah,” kata Dody kepada media di Pangkalpinang, Jumat (8/11/2024) sore.

Dody mengatakan dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) sudah dibuat dan intinya 24 tahun ke depan core to core bisnis di Babel tidak lagi pertambangan, tapi agro maritim, jadi sektor-sektor unggulan kedepan harus diperkuat.

Baca Juga  Dongkrak Digitalisasi UMKM, Bank Sumsel Babel Gelar Promo Belanja Rp157 Spesial HUT ke-157 Lahat 

‘Kita ini provinsi Kepulauan tapi sektor bahari dan laut belum teroptimalkan di bangun dan OPD terkait terlihat tidak serius membangunnya,” ujarnya.

Menurut Dody untuk sektor perikanan kelautan luar biasa jika bisa di optimalkan karena banyak aset-aset yang tidak termanfaatkan yang diserahkan kabupaten ke provinsi tapi belum teroptimalkan pendapatannya sehingga sangat disayangkan.

“Sampai saat ini nelayan juga yang mau melaut saja harus ada izin ke pusat dan punglinya luar biasa, jadi bagaimana mereka mau sejahtera. Ini harusnya kita kejar ke pusat untuk membantu provinsi bagaimana agar nelayan-nelayan sejahtera,” ujarnya.

Begitu juga industri tambak udang yang selama ini sekian banyak perusahaan tambak udang di Babel, zero pendapatannya untuk provinsi meski banyak perusahaan tambak udang di Babel.

Baca Juga  BKPSDMD Babel Gelar Uji Kompetensi Pejabat Administrator