Kapolres Bateng: Penahanan 3 Warga Beriga Bukan Karena Konflik Tambang
AKBP Aditya menegaskan penangkapan tiga warga Dusun Berikat tersebut tidak ada hubungannya dengan peristiwa konflik sosial pengusiran warga atau dinamika pro kontra tambang laut.
“Tidak ada hubungannya, ini kan masalah pencurian. Pencurian kalau ada orang laporan ya otomatis kepolisian wajib menangani,” ujarnya.
Selain itu, upaya mediasi antara pelaku dan korban juga sudah dilakukan oleh Polres Bangka Tengah, namun tidak ada titik temu dari kedua belah pihak.
“Artinya, pihak pelapor sendiri tidak mau diselesaikan secara kekeluargaan, jadi ya artinya menghendaki proses hukum tetap berjalan,” ujarnya.
Kemudian, menanggapi adanya kabar simpang-siur yang beredar soal penangkapan kasus pencurian tersebut, maka AKBP Aditya memberikan imbauan.
Menurutnya, peran semua pihak termasuk media massa agar meluruskan persoalan supaya masyarakat tidak menerima berita yang simpang-siur.
Dikhawatirkan, kesimpangsiuran suatu peristiwa akhirnya memunculkan isu-isu yang tidak benar, sehingga bisa berakibat pada masyarakatnya yang terprovokasi.
Ujungnya tentu berkolerasi pada perbuatan-perbuatan melawan hukum, yang bisa berdampak bagi dirinya sendiri, keluarga dan lingkungannya.
“Makanya juga kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya senantiasa menjaga situasi di wilayah masing-masing agar tetap kondusif tidak terpengaruh dengan informasi tidak benar,” pungkasnya.
