Oleh: Fitri Hasanah Lubis

Dalam era yang penuh tekanan dan perubahan cepat, Generasi Z atau yang sering disebut sebagai digital natives memiliki cara pandang unik terhadap kesehatan dan kebahagiaan mereka. Self-care menjadi bagian penting dari gaya hidup mereka, bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan nyata untuk menghadapi kompleksitas kehidupan modern. Mulai dari meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental hingga tren mindfulness dan kesejahteraan holistik, Gen Z terus mencari cara untuk menjaga keseimbangan hidup di tengah tantangan global dan personal yang mereka hadapi. Artikel ini akan membahas alasan mengapa self-care begitu melekat dalam kehidupan generasi muda ini.

1. Kesadaran akan Kesehatan Mental

Menurut laporan dari Pion, pada tahun 2024 sekitar 72% Gen Z mengatakan bahwa kesehatan mental sangat penting bagi mereka. Generasi ini dihadapkan pada setumpuk masalah mulai dari perubahan iklim keciniaan, ketidakstabilan politik, dan tantangan ekonomi. Tantangan-tantangan ini, yang semuanya memiliki korelasi langsung maupun tidak langsung dengan tingkat kecemasan dan stres yang semakin meningkat. Kesehatan mental adalah salah satu masalah yang lebih sering dibahas karena Gen Z lebih terbuka untuk berbicara tentangnya.

Baca Juga  Pengendalian Inflasi Melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan

2. Dampak Media Sosial

Sebagian besar media sosial adalah tempat terjadi perang. TikTlok dan situs populer serupa saat ini memungkinkan Gen Z membagikan nasihat kesehatan pribadi mereka, tetapi tanpa ragu, ini bisa menambah stres. Menurut McKinsey, media sosial bisa saja membawa pikiran sadar tentang kesehatan mental. Tetapi, pada saat yang sama, mereka bisa juga memaksa kita untuk mendengarkan dan mengikuti tren tentang kesejahteraan dan produktivitas manusia yang tidak realistis.

3. Tren Mindfulness dan Meditasi

Generasi muda sekarang ini juga telah memasukkan mindfulness dan meditasi ke dalam rutinitas kesehatan mereka. Artikel dari Haloyouth memberi tahu bahwa anak muda hari ini sangat sadar akan bagaimana tidak membiarkan pikiran negatif mempengaruhi sisi fisik hidup mereka. Banyak Gen Z mempraktikkan meditasi dan yoga yang disukainya untuk memperbaiki fokus dan konsentrasi otak.

Baca Juga  Tambang Timah dan Ancaman Hak atas Lingkungan Hidup yang Sehat

4. Fokus pada Kesehatan Fisik

Elemen lain dari self-care  yang sangat diperhatikan oleh generasi ini adalah kesehatan fisik. Berolahraga secara teratur, seperti jogging, fitness, atau mengikuti tantangan tari yang menarik di media sosial, kini lebih umum daripada sebelumnya. Tidak hanya bermanfaat untuk menjaga tubuh tetap bugar, tetapi juga sebagai cara untuk melepaskan stres dan tetap positif. Haloyouth.com mengklaim bahwa berolahraga tidak hanya baik untuk kesehatan tubuh, tetapi juga dapat meningkatkan suasana hati, mengurangi tingkat stres, dan memberikan energi positif yang membantu Anda melewati hari dengan lebih baik.

5. Holistic Well-Being

Generasi muda saat ini mulai semakin tertarik pada kesejahteraan holistik, yang merupakan istilah yang mencakup keseimbangan antara kesehatan mental, fisik, lingkungan, sosial, dan spiritual. Mereka percaya bahwa well-being yang jujur dan benar tidak mungkin dicapai dengan hanya menghasilkan satu aspek kehidupan. Oleh karena itu, mereka ingin tahu bagaimana keputusan mereka mempengaruhi lingkungan sekitarnya, memilih barang-barang yang ramah lingkungan dan berpartisipasi dalam berbagai aktivitas sehingga diharapkan dapat memberikan dampak yang positif bagi komunitas mereka.

Baca Juga  UBB Hattrick di Lustrum IV: Dari Kampus Daerah Menuju Simpul Peradaban

6. Peran Brand dalam Mendukung Self-Care