Kita tahu dengan sastrawan Ali Akbar Navis yang terkenal dengan buah penanya yang berjudul “Robohnya Surau Kami”.

Peringatan 100 tahun sastrawan Indonesia Ali Akbar Navis alias AA Navis digelar di Prancis pada 13-14 November 2024.

Karya, warisan sastra, dan pengaruhnya pada perkembangan sastra di tanah air diperkenalkan ke mancanegara.

Sebelumnya, peringatan 100 tahun hari lahir AA Navis ditetapkan sebagai perayaan internasional Organisasi Pendidikan, Ilmiah, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) pada Sidang Umum UNESCO ke-42, November 2023 lalu.

Begitu besar pengaruh karya sastranya hingga memengaruhi dunia internasional. Diakui dunia internasional.

Demikian pula dengan karya WS Rendra. Puisi-puisi penyair yang dijuluki Burung Merak itu memengaruhi dunia puisi Nusantara dan Dunia.

Baca Juga  Melestarikan Budaya Lokal Melalui Literasi Budaya

Puisi-puisi karya Mas Willy, panggilan akrab WS Rendra kerap dijadikan syair lagu oleh para kelompok musik. Khususnya grup band Kantata Takwa yang dimotori Iwan fals, Setiawan Djodi, Sawung Jabo dan keyboardis genius Jockie Suryo Prayogo ( alm).

Bangka Selatan dulu memiliki pengarang dan pencipta puisi hebat, Bakri Djais (Alm)

Kini dunia literasi Bangka Selatan telah melangkah ke depan. Melahirkan banyak penulis hebat. Terlalu banyak untuk dituliskan. Menatap aksara dengan harmoni. Mengornamen dunia literasi dengan rangkaian kata-kata Literasi Bangka Selatan “Kare”.

Catatan Kare: Menyala

Penulis adalah Ketua Gerakan Pemberdayaan Minat Baca Bangka Selatan