Merayakan Tahun Baru dengan Kegiatan Bermanfaat
Ayat ini menjadi pengingat bahwa waktu adalah anugerah yang harus diisi dengan kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah sekaligus memberi manfaat bagi orang lain. Dengan mengetahui makna dan keutamaan surat Al Ashr dapat dijadikan sebagai pengingat untuk dapat meghargai waktu dengan baik dan menjauhkan dari perbuatan yang tidak bermanfaat dalam kehidupan.
Setiap akhir tahun, tentunya banyak orang di berbagai belahan dunia merayakan momen ini dengan berbagai cara. Dari pertunjukan kembang api yang megah hingga pesta-pesta besar. Namun apakah dipandang perlu untuk melakukan hal tersebut, yang tentunya ada kegiatan dan acara yang lebih bermanfaat. Maka seorang muslim perlu bijak memutuskan bagaimana mengisi waktu di malam pergantian tahun. Bukan hura-hura yang menjadi fokus, tetapi bagaimana waktu tersebut digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat, baik di dunia maupun akhirat.
Kegiatan dan hal-hal apa saja yang bisa dilakukan oleh seorang muslim dalam merayakan tahun baru :
Bagi seorang muslim, malam pergantian tahun adalah momen yang bisa dimanfaatkan untuk introspeksi dan meningkatkan kualitas diri. Daripada terlibat dalam kegiatan yang kurang bermanfaat atau bahkan bertentangan dengan nilai-nilai agama, kita dapat mengisinya dengan hal-hal positif yang mendekatkan diri kepada Allah serta memberi manfaat bagi orang lain. Berikut adalah beberapa kegiatan yang bisa dilakukan:
- Muhasabah (Introspeksi Diri)
Muhasabah adalah evaluasi diri terhadap apa yang telah dilakukan selama setahun terakhir. Kegiatan ini bisa dilakukan secara pribadi atau bersama keluarga dan komunitas. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kekurangan, memperbaiki diri, dan merencanakan resolusi untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru. Gunakan malam pergantian tahun baru ini untuk merenungkan perjalanan hidup selama setahun terakhir. Apa saja pencapaian yang diraih? Kesalahan apa yang perlu diperbaiki?
- Memperbanyak Ibadah
Pergantian tahun bisa menjadi waktu yang penuh berkah untuk memperbanyak ibadah, seperti:
* Salat Malam: Menghidupkan malam dengan salat tahajjud dapat memperkuat hubungan dengan Allah.
* Dzikir dan Doa: Perbanyak istighfar, doa, dan dzikir untuk memohon keberkahan dan ampunan.
* Tilawah Al-Qur’an: membaca dan memahami Al-Qur’an menjadi cara yang baik untuk memulai tahun dengan keberkahan.
- Membuat Resolusi Islami
Jadikan momen ini untuk menetapkan target-target islami, misalnya:
* Memperbaiki kualitas ibadah sehari-hari.
* Meningkatkan amal sosial dan sedekah.
* Memperdalam ilmu agama melalui kajian atau membaca buku-buku islami.
- Bersedekah dan Berbagi
Memanfaatkan pergantian tahun untuk berbagi dengan sesama adalah cara lain yang sangat dianjurkan. Misalnya, memberi makanan kepada fakir miskin atau menyumbang untuk mereka yang membutuhkan.
- Kegiatan Bersama Keluarga
Menghabiskan malam tahun baru dalam suasana Islami bersama keluarga juga merupakan pilihan baik. Anda bisa berdiskusi tentang pencapaian keluarga, membaca Al-Qur’an bersama, atau sekadar menikmati makan malam sederhana yang penuh kebersamaan.
- Menulis Refleksi dan Rencana
Tuliskan evaluasi diri Anda, termasuk target-target untuk tahun mendatang, baik dalam aspek spiritual, sosial, maupun pribadi. Langkah ini akan membantu menjaga fokus dalam memperbaiki diri secara berkesinambungan.
- Menghadiri atau Mengadakan Doa Bersama
Doa bersama di rumah bersama keluarga adalah kegiatan yang juga perlu dilakukan, Doa bersama ini biasanya diisi dengan pembacaan doa akhir tahun dan doa awal tahun, memohon keberkahan dan perlindungan dari Allah SWT.
- Mengadakan Kegiatan Sosial
Mengadakan kegiatan sosial seperti berbagi makanan, memberikan bantuan kepada yang membutuhkan, atau melakukan kegiatan amal lainnya adalah cara lain untuk memaknai Tahun Baru. Ini juga bisa menjadi momen untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial.
- Melakukan Perjalanan Spiritual
Melakukan perjalanan spiritual ke tempat-tempat bersejarah Islam atau melakukan umrah jika memungkinkan, Perjalanan ini bisa menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah dan memperdalam pengetahuan tentang sejarah Islam.
- Bertaubat
Merupakan upaya untuk meninggalkan perbuatan dosa dengan diiringi keinginan kuat untuk tidak mengulanginya lagi. Allah SWT amat menyukai setiap hamba-Nya yang bertaubat.
- Meninggalkan perbuatan dosa
- Menyesali apa yang pernah dilakukan, minimal ada perasaan menyesal terhadap perbuatan tersebut. Adapun, kuat dan lemahnya penyesalan tergantung dari kualitas taubat.
- Mengetahui kehinaan perbuatan dosa.
- Keinginan keras dalam hati untuk tidak mengulangi perbuatan maksiatnya kembali.
Jadi menurut penulis, seorang muslim sebaiknya mengisi perayaan tahun baru dengan aktivitas yang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Daripada mengikuti tradisi yang kurang bermanfaat atau bahkan bertentangan dengan syariat, pergantian tahun bisa menjadi momen untuk introspeksi, memperbaiki diri, dan mendekatkan diri kepada Allah. Dengan memanfaatkan waktu ini untuk muhasabah, memperbanyak ibadah, dan berbagi kebaikan, seorang muslim tidak hanya menghindari hal-hal yang sia-sia, tetapi juga meraih keberkahan dari setiap amal yang dilakukan.
Penulis adalah Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN SAS Babel.
