Karangan Bunga Diganti Pohon Hidup, Langkah Kecil Berdampak Besar
Kampanye tersebut kemudian diharapkan mampu untuk mempengaruhi kebijakan-kebijakan kepala daerah dalam kaitan lingkungan.
Hal itu penting, karena semakin hari kapasitas lingkungan dalam menampung kerusakan alam semakin menipis, maka dari itu penting adanya kebijakan lingkungan yang mampu mengembalikan keramahan alam kepada kita.
- Mendorong Program Penghijuan di Daerah
Penghijauan disini bukan kemudian menanam pohon disembarang tempat, namun lebih kepada kebermanfaatan pohon hidup pengganti karangan bungan tersebut untuk ditanam pada titik-titik tertentu di daerah untuk memaksimalkan penghijauan.
Maka dari itu pohon hidup tersebut bisa ditanam di pusat-pusat ruang publik seperti, kantor pemerintah, ruang pendidikan atau fasilitas kesehatan, sehingga diharapkan bisa mengurangi polusi udara dan membuat lingkungan menjadi lebih asri lagi nyaman.
- Mengurangi Sampah dan Pencemaran Lingkungan
Sudah barang tentu jika karangan bungan tersebut akan layu atau rusak dan pada akhirnya akan diangkut oleh petugas kebersihan ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA).
Ketika sampai di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) hanya akan membuat tumpukan sampah dan akibatnya dapat mencemari lingkungan.
Berbeda dengan pohon hidup, pohon itu akan dapat ditanam sehingga dapat mengurai masalah-masalah lingkungan dan lebih dari itu mampu untuk menyediakan lebih banyak oksigen bagi kita.
- Menjaga Kelangsungan Hidup Bumi
Banjir, tanah longsor, puting beliung atau kebakaran adalah bencana yang diakibatkan oleh adanya perubahan siklus bumi yang berubah karena adanya perubahan iklim yang semakin hari semakin menjadi.
Oleh karena itu dengan mengganti karangan bungan menjadi pohon hidup dapat meminimalisir dampak tersebut karena pada masa tertentu nantinya pohon tersebut dapat mengurangi dampak dari perubahan iklim.
Hal itu juga berarti memberikan ruang hidup bagi anak cucu kita kelak karena secara tidak langsung kita telah merawat kelangsungan hidup bumi.
Ayo lakukan langkah kecil untuk dampak yang lebih besar bagi bumi di kemudian hari.
Selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Bangka Selatan periode 2025-2030.
Salam Lingkungan Alam, Salam Tanam Pohon.
Penulis merupakan pengajar di SMPN 2 Tukak Sadai, Bangka Selatan.
