JAKARTA, TIMELINES.ID – Isu praktik korupsi menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bahkan Klasemen Liga Korupsi Indonesia menjadi trending sejak tiga hari terakhir.

Mengutip bisnis.com, klasemen ini merujuk terhadap daftar kasus korupsi yang disusun atas besarnya kerugian terhadap keuangan negara.

Kasus terbaru yang diungkap Kejagung adalah praktik tata kelola minyak mentah yang menyeret 9 tersangka para petinggi di Pertamina dan anak usahanya.

Kasus ini merugikan negara hingga Rp 193,7 triliun. Dalam pernyataan Kajagung baru baru ini, kerugian Rp193,7 triliun terjadi dalam 1 tahun.

Nah, kasus itu diusut dalam waktu 5 tahun sehingga kerugian negara mencapai Rp968,5 triliun, fantastis.

Liga Korupsi Indonesia menampilkan 12 kasus korupsi dengan kerugian terbesar yang bukan hanya mengancam keuangan negara, tetapi juga memiliki dampak sosial yang sangat besar. Berikut 10 kasus besar yang mendominasi “Liga Korupsi Indonesia” dan menjadi perhatian publik:

Baca Juga  Penyidikan Tipikor Timah Korporasi Terus Bergulir, Kali Ini Direktur PT Bangun Mega Lestari Diperiksa

1. Pertamina Patra Niaga Kasus ini belakangan menjadi perhatian besar, dengan estimasi kerugian negara yang mencapai ratusan triliun rupiah, antara Rp 193,7 triliun pada 2023 hingga Rp 968,5 triliun apabila dikalkulasi yang terkait dengan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi dan pengelolaan minyak mentah oleh Pertamina dan anak perusahaannya sejak 2018—2023

2. PT Timah   Kasus korupsi ini melibatkan kerugian negara yang berkisar antara Rp 26 triliun hingga Rp 300 triliun. Perbedaan angka ini mungkin disebabkan oleh periode investigasi yang berbeda dan proses hukum yang masih berjalan.

3. Kasus BLBI (Bantuan Likuiditas Bank Indonesia) Walaupun kasus ini sudah lama terjadi, kerugian negara yang ditimbulkan masih tercatat mencapai Rp138 triliun, menjadikannya salah satu kasus korupsi terbesar yang hingga kini belum ada penyelesaiannya.

Baca Juga  Studi: Minum Espresso Setiap Hari Bantu Lawan Alzheimer