Peran Pembiasaan Kegiatan Ibadah Ramadan dalam Menanamkan Pendidikan Karakter pada Siswa
Beberapa peran pembiasaan kegiatan ibadah Ramadan pada bulan suci Ramadan dalam menanamkan pendidikan karakter siswa adalah sebagai berikut:
1. Menanamkan karakter religius pada siswa
Kegiatan pembiasaan kegiatan ibadah ramadhan dapat menanamkan dan meningkatkan iman dan taqwa dalam diri siswa. Melalui pembiasaan kegiatan ibadah ramadhan seperti tadarus Al-Qur’an, shalat wajib atau shalat sunnah, puasa dan lain sebagainya, siswa akan terbiasa menjadi orang-orang yang beriman. Sehingga siswa-siswa tersebut akan senantiasa menjalankan perintah-perintah Allah SWT dan menjauhi segala larangan-larangan-Nya.
2. Menanamkan karakter semangat belajar
Dalam menghadapi arus globalisasi dan tantangan global, aat ini siswa diharapkan dapat menyeimbangkan kemampuan kognitif (pengetahuan), psikomotorik (keterampilan) serta afektif (sikap). Melalui disiplin melaksanakan pembiasaan kegiatan ibadah ramadhan, siswa akan memiliki pondasi karakter yang baik sehingga siswa tersebut secara konsisten akan menjadi pribadi yang bertanggung jawab, rajin belajar, memiliki pengetahuan dan keterampilan serta memiliki sikap yang baik serta bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya
3. Menanamkan karakter baik dan disiplin positif
Beberapa budaya karakter baik yang akan tumbuh dalam karakter diri siswa setelah konsisten melaksanakan pembiasaan kegiatan ibadah ramadhan ini adalah sebagai berikut: pembiasaan kegiatan ibadah ramadhan misalnya seperti puasa sunnah dapat menanamkan ketangguhan dan sikap pantang menyerah pada siswa, menanamkan sifat sabar dan ikhlas pada siswa, menanamkan sikap solidaritas, peduli dan saling mengasihi antar sesama, menanamkan sikap toleransi dan menjalin tali silaturahim yang baik antar sesama
4. Menanamkan karakter optimis dan percaya diri
Dengan menjalankan pembiasaan kegiatan ibadah Ramadan secara istiqamah, siswa akan yakin, optimis dan percaya diri dalam menjalankan kehidupannya karena telah berusaha menjalankan perintah tuhan-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Selain itu siswa juga akan merasa hatinya tenang karena telah melaksanakan perintah tuhan-Nya dengan optimal
5. Menanamkan karakter mandiri dan semangat belajar
Pembiasaan kegiatan ibadah Ramadan dapat melatih kemandirian dan meningkatkan semangat belajar siswa. Misalnya saja saat pelaksanaan tadarus Al-Qur’an. Anak-anak sangat antuasias membaca dan memperlajari Al-Qur’an bersama teman-temannya di Musala atau Masjid terdekat serta masih banyak lagi contoh lainnya.
Penulis merupakan Guru Pendidikan Agama Islam SD Negeri 9 Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan.
