Paguyuban: Pondasi Utama Meningkatkan Karakter Peserta Didik
3. Mendukung prestasi akademik dan non akademik
Orang tua memfasilitasi peserta didik, memberikan motivasi untuk tetap semngat dalam belajar, dan memantau agar anaknya mematuhi tata tertib baik di rumah maupun di sekolah.
4. Berkolaborasi dalam menaati tata tertib sekolah
Dengan adanya kolaborasi yang baik antara orang tua dan pendidik, maka akan membantu menciptakan suasana lingkungan yang kondusif dalam memastikan anaknya menaati aturan sekolah. Melalui kolaborasi yang kuat keberadaan paguyuban akan lebih kuat jika melibatkan semua elemen sekolah.
Ketika pendidik, orang tua, dan peserta didik dapat bekerja sama dalam wadah yang positif maka pembentukan karakter menjadi lebih maksimal. Bahkan peserta didik pun akan merasakan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak.
5. Mendukung program sekolah
Dipastikan orang tua terlibat dalam kegiatan sekolah seperti pengawasan pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler kemudian memberi masukan demi kemajuan sekolah.
6. Menciptakan suasana kelas yang kondusif
Bermula dari orang tua bersama wali kelasnya atau pendidik dalam menciptakan suasana kelas yang kondusif misalnya adanya kerja sama melalui paguyuban dalam menata ruang kelas maupun halaman kelas agar lebih nyaman.
7. Mengawasi perkembangan peserta didik
Dalam pengawasan orang tua dan pendidik sama-sama memiliki peran penting dalam memantau aktivitas anaknya baik secara langsung maupun tidak langsung.
Misalnya diwaktu sekolah maka kewajiban pendidik yang mengawasi secara penuh dan di luar sekolah maka orang tua mengawasi secara penuh perkembangan peserta didiknya. Namun, tetap berkomunikasi yang baik antara orang tua dan pendidik demi kemajuan anaknya.
Hadirnya paguyuban di setiap sekolah memiliki banyak manfaat untuk meningkatkan karakter peserta didik. Melalui paguyuban akan menjadi lebih baik dan terkontrol baik oleh orang tua dan para pendidik. Artinya paguyuban wajib melakukan evaluasi rutin yang diagendakan oleh setiap satuan pendidikan.
Selain berkomunikasi melalui grup WhatsApp kelasnya harus ada pertemuan langsung. Kenapa demikian? Supaya komunikasi orang tua dalam pembelajaran di sekolah akan lebih berjalan efektif karena orang tua bisa memantau dalam meningkatkan pembelajaran dengan baik di rumah dan di sekolah demi membiasakan peserta didik yang tidak biasa melaksanakan aturan yang ada dan akan terasa mudah melaksanakannya karena terbiasa.
Paguyuban di sekolah bukan sekadar tempat berkumpul saja. Namun juga sebagai wadah penting untuk membentuk karakter peserta didik secara menyeluruh dengan mengedepankan nilai yang positif, mampu menciptakan iklim sekolah yang sehat, menumbuhkan generasi yang berkarakter, dan cerdas.
Jadi, dapat disimpulkan dengan adanya kerja sama dan sama-sama bekerja melalui paguyuban kelasnya yang melibatkan pendidik, orang tua, bahkan peserta didik di satuan pendidikan maka akan menghasilkan peserta didik yang memiliki karakter baik demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Penulis merupakan Pendidik di SMP Negeri 5 Payung.
