Obituari: Selamat Jalan Guru Kami Bu Kurniati
Oleh: dr. Faturrachman, Alumni SMA Negeri 1 Pemali
Pagi ini tersiar kabar duka dari berita daring lokal dan status Whatsapp guru-guru SMA kami. Musibah lalu lintas di ruas jalan Sungailiat-Belinyu, Kabupaten Bangka menyebabkan wafatnya seorang guru kami, Bu Kurniati, MPd.
Bu Kurniati, biasa disapa Bu Kur, adalah wali kelas kami di Kelas 12 IPA 1 SMA 1 Pemali tahun ajaran 2013-2014. Saat pertama kali bertemu, tergambar kesan serius dan tegas dari ekspresi wajah beliau. Namun suasana seketika menjadi cair saat beliau mulai berbicara dan menjelaskan materi pelajaran.
Bu Kur merupakan tokoh yang berdedikasi tinggi dalam bidang pendidikan, literasi, sastra Indonesia, dan pelestarian budaya. Beliau juga rajin menulis dan selalu mendorong siswa-siswinya untuk berani menulis.

Berkat motivasi Bu Kur, saya pernah membuat cerpen berjudul ‘Pesek’ yang mengadopsi aliran surealisme ala Haruki Murakami, yang meniadakan sekat batas antara realita dan supranatural, dengan gaya penuturan ala Andrea Hirata.
Cerpen tersebut menjadi salah satu dari 30 cerpen terbaik Kantor Bahasa Provinsi Babel tahun 2013 dan dimuat dalam Antologi Cerpen ‘Warna-warni Lukisan Amanda’.
