Bayangan itu lalu menghilang ditelan gelapnya malam.

Aku tersadar apa yang barusan aku lihat adalah sosok bayangan putih melayang di atas tanah.

Itu adalah penghuni kelekak usang sebangsa jin yang nampak sekilas di hadapan ku malam itu.

Seperti yang dikisahkan Bang Sopyan  yang memang sudah terbiasa dengan hal hal semacam itu.

Kelekak usang kini hanya tinggal sebatang pohon durian besar yang telah menua.

Ternyata Jin penghuni kelekak usang memang sering menampakkan wujud dalam bentuk berbagai macam rupa kepada siapa saja yang baru masuk wilayah tersebut.

Mungkin maksudnya, agar siapa saja yang memasuki kawasan kelekak, tahu akan keberadaan penghuni ghaib yang bermukim di kelekak usang milik seorang kakek yang telah lama meninggal dunia dan kini diwaris kan kepada anaknya bernama Sopyan.

Baca Juga  Ngitung Kasau

Malam itu tak sebutir durian pun yang kami dapatkan di kelekak usang hingga subuh menjelang.

Tetapi aku mendapatkan bukti bahwa di setiap kelekak usang ada penunggu gaib yang bermukim di sana.

Menurut kisah terdahulu yang menguasai alam gaib di kelekak usang adalah seekor kera besar berwarna hitam kemerahan yang pernah masuk ke pondok kelekak usang.

Walahualam bissawaf. Keberadaan yang gaib adalah pasti dan hanya dibatasi tabir penghalang.

Setipis apakah tabir penghalang yang membatasi hingga mata kita tak mampu menembus untuk melihat sesuatu yang gaib.

Wassalam, Yoelch