Putri Kulong Bakung
Oleh: Yoelchaidir — Pegiat Seni Budaya Bangka Selatan
Sudah dua minggu mang To tiap Salat Subuh mandi keramas. Kejadian ini menjadi pertanyaan istrinya.
Pasalnya, semenjak mereka berkeluarga hanya hari hari tertentu saja suaminya berhubungan intim sebelum subuh.
“Kenapa Abang tiap hari mandi sebelum subuh? Padahal kita tidak melakukan hubungan suami istri?” kata istri Mang To.
“Ntah lah Dek, tiap malam saya selalu mimpi basah,” jawab singkat Mang To kepada istrinya.
Dulunya Mang To pernah mengalami kecelakaan yang hampir saja merenggut nyawanya.
Semenjak sembuh dari sakit, hampir tiap malam Mang To didatangi perempuan cantik. Mereka lalu berhubungan layak suami istri.
“Hal yang tak wajar,” ujar istri mang To dalam hati.
Selepas Maghrib istri mang To mengajak suaminya ke rumah Tok Dusi.
Pria ini dikenal masyarakat sebagai dukun kampung. Tanpa menolak Mang To pun mengikuti keinginan istrinya yang berusaha mengobati suaminya.
Sang istri menilai ada kejanggalan dan tak lazim. Sesampainya di rumah Tok Dusi kedua pasangan muda tersebut menceritakan semua yang dialami Mang To.
Tok Dusi usai mendengar cerita keduanya lalu masuk ke dalam kamar. Tak berselang, pria tua ini selesai melakukan ritual. Ia sebelumnya bermeditasi.
“Minum lah air ini dan mandikan segera sisa air minum malam ini juga,” terang Tok Dusi kepada Mang To dan istrinya.
