“Hilangnya sekitar pukul 3 sore bang saat menyelam di situ. Mestinya setiap aktivitas tambang yang ada di Perairan Dusun Penganak memiliki SPK dari PT Timah apalagi berada di sekitar Kapal Isap milik PT Timah Tbk,” ungkapnya pada Minggu (13/7/2025).

Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut. Dia mengatakan, pada Sabtu (12/7/2025) malam Basarnas Babel sudah turun dan melakukan upaya pencarian bersama Posko Angkatan Laut Parittiga dan kepolisian setempat.

“Basarnas sudah terjun semalam sama tim gabungan TNI dan Polri mencari korban. Mudah-mudahan korban bisa ditemukan dan kejadian ini tidak terjadi lagi di kemudian hari. Karena kita tahu korban sedang mencari nafkah,” ujar Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany.

Baca Juga  Setelah 16 Jam, Karyawan PT GML yang Diterkam Buaya Berhasil Ditemukan

Sementara, Kakansar Pangkalpinang, I Made Oka Astawa juga membenarkan informasi tersebut. Kejadian menimpa pekerja tambang timah selam yang hilang saat bekerja di Perairan Lepas Pantai Penganak. Korban berinisial AR (29) merupakan warga Desa Cupat.

“Sekitar jam 13.15 Wib, korban sedang mencari biji timah dengan menyelam menggunakan selang kompresor. Saat sedang melakukan penyelaman, rekan korban tiba-tiba melihat selang kompresor milik korban kendor dan lepas dengan sendirinya,” jelasnya.

Mengetahui hal tersebut, rekan korban berusaha memeriksa dan melakukan pencarian terhadap dengan menyelam. Namun hingga sore korban belum juga ditemukan dan dilaporkan keluarga ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang untuk bantuan SAR.

“Menerima informasi itu, 1 Tim Rescue USS Mentok berangkat menuju lokasi kejadian pada koordinat 1°36’19.01″S 105°23’36.02″E di Perairan Penganak. Tim SAR Gabungan dari Pos Binpotmar AL, Satpolairud, BPBD serta keluarga korban melakukan pencarian,” ujarnya.

Baca Juga  Heboh, Nenek 68 Tahun Hilang di Hutan Desa Telak, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

“Kita tadi menerima informasi tersebut dan saat ini Tim sudah berada di lokasi kejadian. Untuk korban diketahui menggunakan baju hitam dan celana pendek. Semoga upaya pencarian terhadap korban segera membuahkan hasil,” jelas I Made Oka Astawa.