Peran Keluarga dalam Mendukung Proses Pembelajaran Mendalam
Deep Learning atau pembelajaran mendalam yang dimaksud adalah bagaimana proses pembelajaran yang dihadirkan oleh para pendidik di Indonesia dapat memberikan pengalaman belajar bagi peserta didik secara mendalam dan bermakna hingga dapat di implementasikan dengan baik oleh tiap-tiap peserta didik ketika berada di dunia nyata nya.
Menurut hemat penulis, program Kemendikdasmen tersebut sangat relevan dengan situasi dan kondisi yang terjadi saat ini. Dengan demikian, stakeholder dalam dunia pendidikan hendaknya dapat bahu membahu dalam rangka mensukseskan program pembelajaran mendalam tersebut, tak terkecuali dukungan dari lingkungan keluarga.
Selama 24 jam, waktu peserta didik lebih banyak dihabiskan dilingkungan keluarganya masing-masing. Dengan demikian, menurut hemat penulis keluarga memilik peran yang sangat fundamental dalam membantu dan mensukseskan program pembelajaran mendalam dari Kemendikdasmen tersebut. Beberapa peran keluarga dalam mendukung suksesnya program pembelajaran mendalam antara lain adalah sebagai berikut:
- Memberikan pendampingan selama belajar di rumah
Keluarga memiliki peran yang sangat strategis dalam mendukung proses pembelajaran mendalam. Keluarga hendaknya dapat mendampingi memberikan motivasi kepada anak-anaknya pada saat belajar di rumah. Selain itu, keluarga juga harus memahami indikator proses pembelajaran mandalam agar proses belajar selama berada di rumah dapat diarahkan kepada kegiatan yang mendukung suksesnya pembelajaran mendalam
- Berkoordinasi dengan pendidik terkait dengan perkembangan anak
Perkembangan anak selama berada di rumah harus senantiasa dikordinasikan dengan pendidik. Dengan demikian, pendidik dan keluarga anak tersebut dapat berkolaborasi dan berkomunikasi dengan baik agar perkembangan anak tersebut dapat mendukung proses pembelajaran mendalam. Keluarga dalam hal ini orang tua anak dapat memberikan masukan kepada pendidik dan pihak satuan pendidikan agar tumbuh kembang anak dapat berjalan secara optimal
- Membantu dalam proses pengembangan keterampilan sosial anak
Ketika berada dilingkungan keluarga dan lingkungan sekitarnya, secara tidak langsung anak telah belajar untuk bersosialisasi dan mengimplementasikan proses pembelajaran mendalam yakni kemampuan untuk bekerjasama atau kerja tim. Keluarga hendaknya dapat menjaga hubungan baik dan senantiasa bersilaturahim kepada sesama keluarga, tetangga, kerabat dan lain sebagainya.
- Membantu dalam proses pengembangan emosional anak
Perkembangan emosional anak dapat terjaga jika keluarga mampu menghadirkan lingkungan keluarga yang harmonis, nyaman dan aman bagi anak. Dengan demikian, hendaknya keluarga dapat mengedepankan rasa kasih sayang dan rasa memiliki terhadap sesama anggota keluarga
- Membantu dalam proses pengembangan karakter anak
Pada akhirnya, ilmu pengetahuan yang telah diserap oleh anak akan di implementasikan dalam dunia nyata nya. Implementasi ilmu pengetahuan ke dalam lingkungan kehidupan anak harus didukung oleh karakter yang baik. Keluarga hendaknya dapat memberikan keteladanan bagi anak-anaknya. Dengan demikian, anak tersebut akan berkembang dan memiliki karakter positif sesuai dengan disiplin positif yang telah diterapkan oleh keluarga selama berada di rumah
