Dari Sebuah Mimpi Kegagalan, Kini Aku Jadi Mahasiswa Baru Unmuh Babel
Mulai dari sambutan Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Ir. Fadillah Sabri, S.T, M.Eng., IPM, para narasumber yang super keren luar biasa banget seperti di hari Senin densus 88 (komandan) oleh narasumber ke-1. Alfarezi yang menyampaikan materi (tentang Kehidupan Berbangsa, Bernegara & Kesadaran Bela Negara). Narsum 2. M.Chozin, S.Pi., M.A.IA (tentang penumbuhan jiwa leadership membangun karakter pemimpin masa depan) Narsum 3. Drs. Sahirman Djumli, M.Sc. (tentang Nilai-nilai Al-Islam Kemuhamadiyahan Islami).
Di hari Selasa narasumber ke-4 Gatot Afrianto S.Sos.I., M.Pd. (tentang pengenalan pemahaman pencegahan dan penanganan kekerasan di perguruan tinggi). Narsum ke-5 ada Dr. Pratiwi Amelia, M.Pd.BI yang menyampaikan tentang Sistem Pendidikan Tinggi Di Indonesia, dan Narsum ke-6 Dedy Putranto, M.Pd., AlFO-P tentang membangun kreativitas mahasiswa melalui bidang penalaran minat dan bakat.
Di Hari Rabu narasumber ke-7 Yudistiram Bagus Pratama yang menyampaikan tentang perguruan tinggi di era digital & revolusi industri. Narsum ke-8 dari seluruh kepala program studi yang menyampaikan tentang profil prodi, mekanisme bimbingan akademik, dan strategi penyelesaian studi.
Narsum ke-9 dari Kasub Akademik (tatacara pengisian KRS online pada SIM-Akad). Dan di hari Kamis terakhir Ari Juliansyah, S.E., M.M., M.H. tentang Sejarah & idiologi IMM. Serta para kakak-kakak panitia pembimbing mataka 2025 juga teman-teman, dan itu semuanya kali ini meninggalkan kesan begitu mendalam bagiku sampai di hari terakhir.
Sebagai mahasiswa baru di Unmuh Babel, aku benar-benar merasakan bahwa kampus ini bukan hanya tentang menimba ilmu melainkan rumah kedua yang penuh kehangatan, kebahagiaan, kekompakan. Setelah melalui mataka ini, sekarang aku telah siap menjalani dunia perkuliahan yang begitu panjang.
Aku ingin menjadikan kisah ini bukan sekadar hanya cerita pribadi melainkan sebuah bukti bahwa sesederhana apa pun kondisinya, akan selalu menemukan jalannya jika terus berusaha, berjuang, tidak takut untuk mencoba, selalu percaya kepada Allah SWT.
Semoga aku bisa selalu mengukir prestasi gemilang di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung hingga kancah nasional seperti Perjuangan para kakak-kakak panitia inspirasiku.
Catatan singkat “Jangan takut bermimpi. Jalanmu mungkin tidak mudah, tapi percayalah setiap langkah kecil yang kamu ambil akan membawamu semakin dekat dengan masa depan.
Jangan bandingkan dirimu dengan orang lain bandingkan dengan dirimu sendiri kemarin. Kalau aku, yang hampir menyerah, bisa sampai di titik ini, maka kalian juga pasti bisa. Tetaplah berjuang, karena takdir indah sedang menunggu kalian yang sabar dan gigih.
Simpang Rimba, 13 September 2025
