Lalu diam, saling tatap pada sunyinya sunyi.
Bukannya diam sebuah harapan. Tapi diam mencari suara hati, yang susah ditemui.
Dan tidak mungkin kita miliki.
Karena dalam diam, ada kesunyian yang tidak pernah dimengerti.

Kita pun berhenti saling menikmati.
Saling membenci, meski masih tersisa kuat, kenangan abadi. Saat genggaman tanganmu kuat
memecah senja.
Dan angin merintih, menodai kepedihan samodra.

Percikan air matapun mengalir, membasahi luka diatas luka.

Bandung, 12 September 2025.

Baca Juga  Mafaat Lidah Buaya Ternyata Bisa Untuk Obati Luka Luar