Rintik Hujan
Teruntuk Caca
Oleh: Hening Cahaya
Rintik hujan selalu kembali.
Membagi cerita dalam kenangan. Pada keringnya suara hati.
Menggigil di antara ranting-ranting gang Pemali.
Pada wajah lama, hadir lewat mimpi tengah malam.
Lesu membisu menatap ragu. Seperti tidak saling kenal.
Pada tatapan tajam mata hatimu, penuh rasa benci.
Halaman
