Selain itu, melalui kegiatan ini dapat menghargai kekayaan Sastra dan Budaya yang ada di setiap daerah khususnya dan di Indonesia pada umumnya.

Bulan Bahasa bukan hanya acara biasa, Tetapi juga sangat luar biasa apabila dilaksanakan.

Dari kegiatan tersebut bisa menggali potensi-potensi yang terpendam baik dari jenjang sekolah dasar sampai menengah, perguruan tinggi maupun bagi masyarakat umum.

Setiap Instansi dan organisasi memiliki peran yang sangat vital dalam memeriahkan bulan bahasa melalui program-program kreatifnya misalnya salah satu contoh SMP Negeri 5 Payung pada  Oktober tahun 2024 lalu sudah mengadakan lomba baca puisi dan mengundang peserta lomba dari sekolah dasar se-Kecamatan Payung yang terdiri dari 13 Sekolah.

Baca Juga  Kepolisian: Langkah Awal Tercapainya Keadilan Restoratif

Kegiatan ini sebagai momentum dan harus dijadikan agenda penting untuk menumbuhkan rasa cinta dan bangga apalagi ada kaitannya dengan literasi.

Literasi dan bulan bahasa tidak bisa dipisahkan karena memiliki kaitan yang sangat erat.  Memperingati bulan bahasa sebagai tiang utama dari literasi demi kemajuan setiap daerahnya.

Berbagai kegiatan lomba dalam bulan bahasa dapat mendorong secara langsung  kemampuan literasi.

Adapun keterkaitan literasi dan bulan bahasa adalah:

  1. Meningkatkan Keterampilan

Menyelenggarakan berbagai kegiatan lomba sesuai kemampuan instansi dan organisasi sebagai wadah utama dalam mengaktifkan gerakan literasi yang akhirnya dapat menumbuhkan kesadaran akan pentingnya literasi.

  1. Memperkuat Identitas bangsa Indonesia

Sebagai bahasa persatuan dalam melestarikan bahasa dan membangun kebersamaan sebagai bahasa nasional di berbagai daerah.

  1. Mendorong Kreativitas
Baca Juga  Semarak Bulan Bahasa, SMP Negeri 2 Tukak Sadai Launching Majalah KERASAK

Mengembangkan kreativitasnya melalui lomba-lomba untuk mengasah kemampuan seseorang yang berkaitan dengan agenda dalam memperingati bulan bahasa.

  1. Menciptakan Generasi Emas 2045

Melalui bulan bahasa kaitan dengan literasi yang akan memperkuat pemahaman dari berbagai kegiatan membaca, menulis, menyimak, dan kemampuan berkomunikasi dalam berpikir yang lebih kritis bagi seluruh masyarakat bahkan bisa membangun generasi yang cerdas dan berkarakter.

Kata “Oktober Ceria” melalui bulan bahasa sebagai momen mengenang sejarah dalam meningkatkan  bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional yang perayaannya dilaksanakan setiap bulan Oktober yang memiliki banyak manfaat dalam meningkatkan rasa persatuan cinta tanah air dan melestarikan kekayaan budaya.

Selain itu perayaan ini dilaksanakan melelui kegiatan yang dituliskan di atas yang berfokus pada bahasa dan sastra yang ada kaitannya dengan literasi dalam mendorong masyarakat agar lebih mencintai bahasa daerahnya dan bahasa Indonesia. Karena Indonesia memiliki keragaman bahasa dari Sabang sampai Merauke sebagai identitas daerahnya yang harus dijaga dan tetap di lestarikan sampai kapan pun.

Baca Juga  Merdeka Belajar Anak Usia Dini, Pentingkah?