Apakah Anda Sudah Membaca Hari Ini?
Kita memerlukan komitmen terhadap budaya baca dan literasi secara konsisten menciptakan ekosistem literasi melalui pojok baca, perpustakaan desa, pameran buku murah dan lomba-lomba bertemakan literasi yang melibatkan tiga pilar utama pembudayaan kegemaran membaca, yakni keluarga, satuan pendidikan, dan masyarakat.
Apalagi para pemimpin bangsa ini dikenal sebagai pembaca buku.
Presiden Prabowo dikenal suka membaca buku. Prabowo bahkan punya perpustakaan pribadi di rumah pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Perpustakaan itu menurut Prabowo, adalah tempat favoritnya.
Prabowo menerangkan dengan buku dirinya bisa pergi kemana pun di dunia, dan bisa belajar dari pengalaman manusia selama ratusan tahun. Prabowo mengungkapkan salah satu buku favoritnya adalah karya Paulo Coelho.
Sebagai masyarakat, apresiasi tinggi perlu kita sampaikan kepada anggota DPRD Kabupaten Bangka Selatan dengan inisiatif luarbiasanya, mengajukan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengembangan Budaya literasi di Kabupaten Bangka Selatan.
Diharapkan dengan adanya Perda Pengembangan Budaya literasi ini, tentunya program peningkatan kemampuan membaca, dan menulis masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan akan semakin baik dan meningkat.
Pada sisi lain, Perda Pengembangan Budaya literasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap betapa pentingnya literasi dan membangun budaya literasi yang kuat di masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah.
Tentunya melalui Hari Gerakan Membaca Nasional ini diharapkan tumbuh dan lahir sebuah kesadaran bahwa setiap halaman buku adalah sumber inspirasi. Setiap kata adalah ilmu, dan setiap bacaan adalah langkah menuju masa depan yang lebih baik.
Dan semua itu adalah tanggung jawab kita semua sebagai warga bangsa yang berkehidupan di negeri ini.
Ngomong-ngomong, apakah anda sudah membaca hari ini?
