Karya: Mo

Senyum itu memberikan harapan tuk asa di mula waktu
Terhampar angan nan gemilang menghilangkan rasa bosan untuk menunggu
Bak mentari cerah merona siap menghidangkan semangat hidup bagi setiap yang merindu
Sorot mata tajam menatap rangkaian hari yang ditunggu

Jarum waktu merentang perjalanan berbilang dalam tiga generasi
Memulai langkah dari  ufuk timur  Batu Satam nan indah berseri
Merangkak, merambat menyentuh jantung Bumi Sepintu Sedulang
Berbisik, melambai wajah – wajah penuh semangat sarat akan  emosi

Hamparan pasir putih berpadu berendakan buih – buih gelombang Jernih membiru terhampar terbentang sampai nun jauh di ujung pandangan mata sehingga menjadi perih
Penghuni laut berenang teratur berkelompok menelusuri celah – celah karang sambal menari nari
Hutan nan perawan menjadikan kehidupan yang menambah keserasian hidup yang silih berganti
Barisan gagah tonggak tonggak penopang jalinan sulur lada yang bersusun nan menjadikan energi hidup sang pahlawan tani
Nun jauh di bawah telapak kaki berserakan mutiara hitam yang diam dan terlalu asyik bersembunyi
Adalah……………… sebuah karunia yang tak pantas dipungkiri

Baca Juga  Serumpun Kenangan