Tanggung jawab merupakan faktor utama untuk mengantisipasi terjadinya fenomena Jamkos. Guru yang memiliki rasa tanggungjawab akan berupaya menghadirkan proses pembelajaran dengan versi terbaiknya tanpa pamrih. Jika memang tidak dapat hadir di kelas untuk melaksanakan proses pembelajaran maka harus izin dengan alasan yang tepat kepada Kepala satuan pendidikan dan berupaya memberikan penugasan kepada murid agar tidak terjadi jam kosong

2. Mengoptimalkan 4 Kompetensi Guru

Empat kompetensi guru yakni pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. Guru harus mampu mengelola pembelajaran dengan baik, memiliki akhlakul karimah, mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan baik serta menguasai pelajaran yang diampunya. Jika empat kompetensi tersebut dimiliki oleh seorang guru dengan optimal, maka fenomena Jamkos dapat dihindari dan diatasi

Baca Juga  Ubur-Ubur Tenun: Damainya Laut Bangka di Balik Kain Cual Maslina

3. Pandai Mengatur dan Membagi Waktu

Salah satu faktor terjadinya Jamkos ialah akibat guru tidak pandai mengatur waktu dan membagi waktu. Jam pembelajaran yang harusnya dapat dilaksanakan dengan optimal, justru diabaikan dengan mengerjakan administrasi, hal-hal lain yang tidak terlalu penting atau bahkan tidak ada kaitannya dengan pembelajaran. Guru yang profesional harus memahami mana hal-hal yang termasuk prioritas dan mana hal-hal yang sifatnya hanya pendukung

4. Berupaya Menggapai Berkah dan Rida Allah SWT

Untuk menghindari fenomena Jamkos, seorang guru hendaknya senantiasa mengharapkan berkah dan rida Allah SWT. Dengan demikian, Allah SWT akan rela dan memberikan kemudahan-kemudahan bagi kehidupan guru tersebut

5. Pemimpin yang Bijaksana

Baca Juga  Makna Hari Sumpah Pemuda Tahun 2025 bagi Peserta Didik

Fenomena Jamkos dapat dihindari jika Kepala Satuan Pendidikan bersikap bijaksana. Kepala Satuan dapat menggantikan sementara posisi guru yang berhalangan hadir atau menugaskan guru lain dan pegawai yang memang dapat membantu untuk menggantikan guru yang tidak hadir tersebut.