Gumpalan Aksara
Terangkat dagu ditopang angkuh
Semua kerdil dibawah tatapan
Belai mesra teruntuk yang patuh
Berikan syair penuh harapan
Aksara pecah berpadu debu
Serak mencakar lukai kerongkongan
Menanti kayu menjadi abu
Peluh kesal berbulir kepingan
Gumpal aksara penghalang lisan
Kembali penuhi penjara hati
Ego puisikan tersesatnya pesan
Berharap aksara indah dinanti
Halaman
1 2
