Ros, Kau Puasa kan?
Ros
Masihkah dendammu
Kau bawa di bulan suci
Yang penuh berkah ini
Maaf lahir batin
Akan khilaf candaanku
Chat, emosi, kekhawatiran
Kata kata tak beraturan
Ngawur tak terukur
Bawa komunikasi kita
Tersumbat tidak sehat
Ros
Kau puasa kan?
Semoga lancar
Tahan menghadapi cobaan
Senyumlah
Seperti awal pertemuan
Pada bulan Ramadhan waktu itu
Begitu manis wajahmu
Disentuh cahaya bulan puasa.
(Adikku dr Rosa yang cantiek, cerdas dan memberi semangat hidupku. Selamat menjalankan ibadah puasa)
Yogyakarta, 10 Februari 2026, Kaliurang dini hari.
Halaman
1 2
