BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi bagi daerah untuk keluar dari ketergantungan fiskal terhadap pemerintah pusat.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Batianus menegaskan perlunya langkah konkret dalam meningkatkan kemandirian daerah, terutama di tengah masih dominannya dana transfer pusat dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dengan otonomi daerah, kemandirian seharusnya terus meningkat. Namun tetap harus dibarengi sinergi antara pusat dan daerah,” ujar Batianus, Selasa (28/4/2026).

Batianus menyoroti kondisi pendapatan asli daerah (PAD) yang masih terbatas, sementara kebutuhan pembiayaan daerah terus meningkat.

“Selama ini kita masih bergantung pada dana transfer pusat. Sementara PAD dari sektor seperti retribusi relatif kecil, sedangkan beban APBD cukup besar. Ini tentu kurang ideal,” ungkapnya.

Baca Juga  Cuma Dihadiri 5 Anggota Dewan, Paripurna RPJPD Bangka Tengah Terpaksa Ditunda