“Jika dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 4,54% (yoy), petumbuhan ekonomi pada triwulan I 2026 relatif konstan,” ujarnya.

Menurutnya secara sektoral, pertumbuhan ekonomi yang positif tersebut terutama ditopang oleh kinerja lapangan usaha (LU) penyediaan akomodasi dan makan minum tumbuh sebesar 39,46% (yoy).

Kondisi ini didorong oleh perluasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang meningkat signifikan dibandingkan triwulan I 2025, serta geliat ekonomi yang meningkat pada periode ramadan, Idulfitri, dan Imlek tahun ini yang berlangsung berdekatan.

Selain itu, laju perekonomian juga didorong oleh kinerja positif LU Konstruksi sejalan dengan masifnya pembangunan SPPG dan KDMP, LU Pertanian seiring peningkatan produksi perikanan, tanaman pangan dan peternakan, serta LU Perdagangan seiring peningkatan perdagangan ritel modern dan lokal serta pembelian kendaraan baru.

Baca Juga  Swiss-Belhotel Pangkalpinang Tawarkan Paket Wedding Lengkap 1000 Pax — Venue Mewah, Harga Spesial, Layanan Profesional

“Dari sisi pengeluaran, laju perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ditopang oleh seluruh komponen yang tumbuh positif,” ujarnya.

Konsumsi Rumah Tangga tetap tumbuh positif sebesar 3,88% (yoy) yang didorong oleh makin masifnya aktivitas SPPG dan KDMP juga turut berdampak terhadap masyarakat, yakni terbukanya lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, yang mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sehingga konsumsi masyarakat tetap terjaga.

Konsumsi Pemerintah yang tumbuh positif sebesar 14,58% (yoy), yang didorong oleh meningkatnya belanja pegawai sejalan dengan pembayaran gaji ke-14 (THR) untuk ASN dan Non ASN, termasuk adanya peningkatan belanja barang untuk diserahkan kepada masyarakat atau Pemerintah Daerah melalui implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga  Cegah Praktik Pungutan Liar, Ombudsman Babel Awasi Pelaksanaan PPDB

“Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh sebesar 4,50% (yoy) sejalan dengan meningkatnya aktivitas investasi fisik, termasuk pembangunan SPPG dan KDMP serta pembelian kendaraan bermotor baru,” tutup Rommy.**