Mutiara ternyata sandiwara,
niatku yang tulus, kini dibalas dengan tipu daya
rayuan maut terpampang kepalsuan,
perasaan bertepuk sebelah tangan.
Cintaku padamu seperti hujan.

Namun, kau balas dengan kemarau panjang
kau anggap aku hanya batu karang,
Kau anggap aku hanya jembatan
Tuhan …

Aku sadar,
ternyata aku terjebak
dasarnya lautan, masih bisa dijumpai dengan batu
dekatnya hati tidak ada yang bisa menyelaminya
Aku yakin!
Topeng itu akan terbuka oleh waktu.

Baca Juga  Icarus, Icarus, Icarus!!!