Maharani Sukses Perankan Mak Inang di Tari Kreasi Kies Penganten Sanggar Seni Yuwaraja pada Festival Budaya Napak Sire
Maharani Sukses Perankan Mak Inang di Tari Kreasi Kies Penganten Sanggar Seni Yuwaraja pada Festival Budaya Napak Sire
BELITUNG, TIMELINES.ID — Penampilan memukau ditunjukkan Sanggar Seni Yuwaraja dalam ajang Festival Budaya Napak Sire 2026 melalui pertunjukan tari kreasi Kies Penganten yang sarat nilai adat dan spiritualitas budaya Melayu.
Dengan membawa sebanyak 14 penari dari Bangka Selatan menuju Belitung, Sanggar Seni Yuwaraja berhasil menyajikan sebuah pertunjukan yang tidak hanya indah secara artistik, tetapi juga kuat dalam pesan budaya dan makna tradisi.
Tari Kies Penganten mengangkat kisah ritual adat yang dahulu dilakukan oleh Mak Inang atau perias pengantin Melayu setelah merias mempelai wanita.
Ritual tersebut dipercaya mampu memancarkan aura kecantikan, keteduhan, dan pesona bagi sang pengantin saat memasuki kehidupan barunya.
Dalam nuansa hening yang sakral, pertunjukan menggambarkan bagaimana mantra magis Kies Penganten dilantunkan lirih dari bibir Mak Inang sebagai doa yang membalut raga sang mempelai.
Mantra itu dipercaya membangkitkan pesona, memancarkan cahaya keindahan dari dalam diri, serta menjadi simbol restu bagi perempuan Melayu sebelum memasuki gerbang pernikahan.
Di sela sentuhan rias dan ritual adat, tari ini juga menampilkan tradisi menyirih yang menjadi bagian penting dalam budaya Melayu.
Sirih yang disuguhkan bukan sekadar tradisi kunyahan, melainkan simbol kesucian hati, penghormatan, serta kesiapan seorang perempuan dalam menjalani peran baru sebagai istri.
