Simpan dulu suaramu yang lelah bersumpah
Jangan biarkan seluruh isi dadamu dijajah publikasi
Biarkan dirimu menjadi misteri yang indah
Yang tak perlu divalidasi oleh riuhnya seisi bumi

Turunlah dari panggung yang melelahkan itu
Hiduplah dengan tulus, tanpa menuntut sorak
Sebab mahkota tertinggimu bukan saat kamu memuji dirimu
Melainkan saat namamu disebut dalam diam
Oleh mereka yang berbisik penuh kagum,
“Dia adalah jiwa yang paling berharga yang pernah kutemukan”

Karya Makmur, 21 Mei 2026

Baca Juga  Senandika: Sembilan Hari Tanpa Engkau, Berteman Lagu Cinta (Bagian 5)