Pabrik Sawit Bangka Barat Dikepung Isu Monopoli Harga, Deddi Wijaya Berang: Jangan Cekik Petani Sawit!
“Saat ini mayoritas PKS masih membeli TBS di bawah Rp3.000 per kilogram. Dengan harga berkisar Rp2.500 sampai Rp2.620 sesuai data DKPP, ini jelas belum ideal dibanding biaya operasional petani,” lanjutnya.
Ketua DPD II Partai Golkar Bangka Barat tersebut mengingatkan pihak perusahaan kelapa sawit untuk tidak memanfaatkan situasi demi keuntungan sepihak.
“Kami mengimbau dengan keras kepada seluruh PKS di Bangka Barat agar tidak memonopoli harga TBS. Jangan membuat aturan harga sendiri yang mencekik para petani swadaya. Harus ada keadilan dalam tata niaga ini,” tegas Deddi.
Anggota DPRD Bangka Belitung periode 2014-2019 tersebut meminta Dinas terkait untuk segera turun ke lapangan melakukan evaluasi.
“Pemerintah daerah tidak boleh tinggal diam melihat ketimpangan ini. Harus ada pengawasan ketat terhadap PKS agar mereka mematuhi standarisasi harga dan tidak mempermainkan petani swadaya,” tambahnya.
Ia menambahkan, tingginya biaya perawatan dan harga pupuk saat ini membuat posisi petani mandiri semakin terjepit jika harga TBS terus ditekan dan praktik monopoli di tingkat pabrik dibiarkan tanpa tindakan tegas.
