Pabrik Sawit Bangka Barat Dikepung Isu Monopoli Harga, Deddi Wijaya Berang: Jangan Cekik Petani Sawit!

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID — Anggota Dewan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Barat, Deddi Wijaya, meminta pemerintah daerah bergerak cepat merespons ketimpangan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit swadaya yang masih memprihatinkan di tingkat bawah.

Meskipun harga di tingkat Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dilaporkan mulai membaik per Rabu (3/6/2026). Deddi menegaskan bahwa klaim perbaikan harga tersebut belum berdampak nyata bagi kesejahteraan petani mandiri.

Pasalnya, mayoritas PKS di Bangka Barat terpantau masih membeli TBS di bawah Rp3.000 per kilogram. Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bangka Barat, harga TBS mandiri di sejumlah PKS saat ini hanya berkisar antara Rp2.500 hingga Rp2.620 per kilogram.

Baca Juga  Robi Naga dan Putra Novendra Raih Juara Umum Road Race BTC Series 2024

Deddi menyatakan bahwa situasi di lapangan sangat kontras dengan laporan perbaikan harga.

“Kami menerima banyak keluhan. Di atas kertas katanya harga mulai membaik, tetapi kondisi di tingkat bawah masih sangat memprihatinkan. Petani mandiri kita belum merasakan dampak positifnya,” ujar Deddi, Kamis (4/6/2026).

Ia menyayangkan sikap sebagian besar pabrik yang masih mematok harga rendah di bawah standar ideal.