Karya: Agus Bachtiar K

Sebagian aksara-aksara itu rapuh membiru,
lama rupanya tak pernah kusentuh.

Suatu malam kudengar suara gaduh,
muncul riuh dari sebuah file lama,
bagaikan demonstrasi berjalan ricuh.

“Hei, kamu… apa maumu?!

Kau sandingkan kami satu per satu,
lalu kau pergi dan berlalu
tanpa pesan dan keputusan.

Kau tinggalkan kami di folder berdebu,
sementara kau menimang kata-kata lain
yang lebih kau puja.Hapus saja kami!

Aku bosan menunggu putusan,
lelah berdiri tiada pasti.”

Baca Juga  Bimantara Gulita