Karya: Agus Bachtiar K

Aku terjaga … dan menyaksi:
orang-orang berlumur kasta,
berbalut permata,
berjejal rapat,
berlarik tanpa sekat,
menuju titik api.

Aku terpaku gamang.
Apa yang memikat di ujung sana,
hingga barisan ini … merayap tanpa jeda?

Tak lama berjarak,
sesosok malaikat mendekatiku.

“Hai manusia,
mengapa wajahmu dirundung sangsi?”

“Duhai penjaga langit,
riuh apa di depan sana?
Ke mana kaki-kaki itu … bermuara?”

“Hai jiwa yang fana,
lihatlah,
mereka sedang berbaris
berebut gerbang ruang jahanam.”

Baca Juga  Waktu yang Hilang