Karya: Desi Kurnia

Langkahmu yang dulu menapak di tanah berdebu
kini berhenti di batas yang tak sanggup kujangkau
kau melangkah pulang, bukan ke rumah yang berpintu
melainkan ke damai yang semesta titipkan padamu

Tangan kasarmu yang dulu mengusap kepalaku
kini hanya sisa hangat dalam ingatan yang membeku
suara petuah yang selalu menggema sendu
tinggal rindu yang menari di setiap heningku