Segenggam Mimpi di Ujung Tahun
Oleh: Hening Cahaya
(Puisi untuk dr Rosalin)
Di ujung tahun 2025
Kususun bait bait puisi
Dari lembaran lembaran
Kisah yang pernah kita lalui
Dari mimpi mimpi tak terkendali
Yang terus mengusik suara hati
Dan segenggam mimpi terselip
Di antara jari jari nakalku
Dari kisah asrama sma pemali
Yang nyangkut di ranting ranting
Ujungnya kekeringan suara hatiku
Menempel kuat pada langkah
Perjalanan silam waktu itu
Menenggelamkan perasaan
Dalam sentuhan beningnya rasa
Di ujung tahun ini
Tidak kutemukan senyum tipis manismu
Ada bait bait yang tidak enak
Di catatan buku harian
Beri isyarat langkah awal
Pada perjalanan panjang
Bermuara saling tidak kenal
Ketika kata darimu beku
Halaman
