Institut Pahlawan 12 Bahas Tata Kelola Sampah Berkelanjutan di Wilayah Pascatambang 

BANGKA, TIMELINES.ID — Institut Pahlawan 12 menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Tata Kelola Kolaboratif Pengelolaan Sampah Berkelanjutan pada Masyarakat Pascatambang Timah” di Garha Phala, Sungailiat, Bangka, Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian dosen Institut Pahlawan 12 yang bertujuan merumuskan model pengelolaan sampah berbasis kolaborasi antaraktor dalam menjawab tantangan lingkungan di wilayah pascatambang timah.

FGD menghadirkan narasumber lintas sektor: Vegi Fera Lusianti, ST., Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangka; Muhammad Arinda Unigraha Utama, Ketua Umum BECAK BABEL; serta Dr. Widya Handini, M.Sc., akademisi bidang Tata Kelola Persampahan Institut Pahlawan 12. Kegiatan juga diikuti tim peneliti, dosen, dan mahasiswa Institut Pahlawan 12.

Dr. Ferdiana, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku pemantik dan tim peneliti, menegaskan bahwa persoalan sampah di Bangka Belitung menjadi semakin kompleks karena beriringan dengan berbagai dampak lingkungan pascatambang yang masih membutuhkan penyelesaian bersama.

“Pengelolaan sampah berkelanjutan tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku masyarakat, komunikasi lingkungan, penguatan kelembagaan, serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, akademisi, dunia usaha, dan generasi muda,” ujarnya.

Dalam diskusi, para peserta menyoroti pentingnya pengurangan sampah sejak dari sumbernya melalui pemilahan di rumah tangga, sekolah, dan lingkungan. Sampah tidak lagi dipandang sebagai persoalan semata, melainkan sumber daya yang bernilai ekonomi apabila dikelola secara tepat.