Belajar dari Syair Tuan Penyair
Entah fenomena apa ini
Bahkan tuak telah kehilangan harga diri bersaing dengan zat aditif
Di sini orang tak perlu pintar dan baik
Cukup menjulurkan lidah dan merangkak, dijamin bersinar
Dahan meranggas sendiri
Daun gugur berlomba diterjang bah, porak poranda membawa pokok kayu yang menjerit kandas
ABS membuat mata, telinga, bahkan hati tertutup perih
Bara sebabkan kobaran api ciptakan asap dan kabut pekat munculkan percik api
Penghuni bumi yang semulanya sedang mengurai rantai makanan,
Panik, sebagaimana semut berlarian membawa makanan tersisa, bahkan mereka terpanggang sebab keberatan beban
Fajar Indah, September kemarau ….
Halaman
1 2

