Belajar dari Syair Tuan Penyair
Oleh: Ummi Sulis
Izinkan aku meminjam secuplik syairmu Tuan Penyair
Tetapi bukan tentang tokoh yang Kaugambarkan
“Di masa pembangunan ini, Tuan (penjajah) hidup kembali
Dan bara (keserakahan) kagum menjadi api
Cangkir-cangkir kosong, bukan karena isinya diminum
Tetapi lebih pada dibuang
Penghuni rumah dipaksa kehilangan otaknya
Fungsi mereka telah tergantikan dengan kabel- kabel konslet
Perut-perut mereka berpindah ke kepala, sedangkan isi kepala berpindah ke perut
Halaman

