Kekuatan Perintah Allah dalam Pesan Ayah dan Ibu: Rahasia Sukses Literasi Kang Maman
Kekuatan Perintah Allah dalam Pesan Ayah dan Ibu: Rahasia Sukses Literasi Kang Maman
BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Suasana halaman Perpustakaan Daerah Bangka Selatan mulai hening saat novelis nasional, Kang Maman memulai kisah masa kecilnya.
Penulis asal Makasar ini, selama dua hari mengisi acara Festival Literasi Bangka Selatan pada 14-15 Oktober 2026.
Di hadapan ratusan siswa, penulis dan pegiat Literasi Bangka Selatan, pria berkepala plontos ini membagikan jejak literasinya yang ditempa melalui kekuatan membaca dan menulis.
Lulusan Kriminologi Universitas Indonesia ini ternyata anak seorang tentara. Satu pesan mendalam yang disampaikan ayahnya mampu mengubah hidup Kang Maman.
“Nak, kalau kami iqra, kamu tidak akan miskin,” kenang pria yang sudah menulis 64 buku ini.
Ajaran membaca sejak usia 3 tahun membuat Kang Maman menjadi anak ajaib di umur 4 tahun.
Ia sudah mampu membaca dengan baik. Lucunya, di usia itu, Kang Maman kerap diminta orang lain untuk membaca angka di koran.
Angka yang dibacanya ternyata dijadikan orang untuk membeli nomor “buntut”.
Anehnya lagi, nomor “buntut” selalu benar. Bocah 4 tahun ini pun mendapat uang dari hasil membaca angka tersebut.
Bahkan uang yang diterimanya lebih besar dibandingkan gaji ayahnya sebulan.
Sang ayah marah dan mengingatkan Kang Maman. “Kamu cerdas bukan untuk judi,” ungkap Kang Maman ayahnya.
Kang Maman menceritakan kekuatan perintah Allah SWT yang disampaikan ibunya yaitu demi pena dan apa yang dituliskan.
Dua pesan kekuatan Allah benar-benar teruji saat Kang Maman lolos kuliah di Kriminologi Universitas Indonesia.
Saat itu, ia harus membayar biaya kuliah Rp40 ribu per semester. Sementara uang pensiun ayahnya hanya Rp30 ribu saja per bulan.
Namun kekuatan literasi lah, yang membuat Kang Maman mampu membayar uang kuliahnya.

