Yang Maha Sejuk…
Sirami bumi-Mu dengan air kerinduan,
sungguh tiada daya yang dapat diupayakan
selain bermohon ridha ampunan.
Kami kering, hamba-Mu terkapar bersimbah debu.
Kami rindu lumpur.

Yang Maha Paripurna…
Kami tercipta paling sempurna
di antara semua makhluk yang Kaujadikan.
Tapi kami juga yang paling lalim dan lengah,
lemah bercampur pongah,
hingga tak pantas Kauberi percik gerimis,
tercabik meranggas di sudut kering.
Kami rindu belantara syahdu.

Yang Maha Segalanya…
Ampuni janji-janji yang sengaja teringkari,
beri kesempatan untuk menebus utang keserakahan.
Air mata ini adalah harapan
pada mata air yang telah lama Kaumatikan.
Bangkitkan ia atas perintah-Mu,
sirami kami sederas rahmat-Mu…

Kami rindu tampias cinta-Mu.

Sudut tepian meranggas, 17 Oktober 2026
Sang Peramu Aksara (Agus Bachtiar K.)