Disleksia, Pelopor Buku dari Kaum Pelajar Bangka Selatan
Sebagai warga bangsa yang tinggal dan berkehidupan di Bangka Selatan, tentunya penulis bangga dengan kebermajuan dunia literasi khususnya ramainya para penulis muda terutama kaum pelajar yang berkarya melalui tulisan dan menulis buku.
Ini merupakan momentum kebangkitan dunia literasi yang dulu sepi. Menepi. Dan menjadi istimewa karena para pelajar menjadi bagian penting dari kebermajuan dunia literasi Bangka Selatan.
Mereka para pelajar Bangka Selatan kini menjadi bagian penting dari kebermajuan dunia literasi Bangka Selatan khususnya dan Bangka Belitung pada umumnya.
Regenerasi dunia kepenulisan Bangka Selatan berjalan sesuai dengan hukum alam. Kaum pelajar mengambil alih estafet menggantikan kita yang sudah berumur.
Kita hanya sebagai penyaksi perjalanan literasi mereka dalam dunia kepenulisan. Mencatat apa yang telah mereka lakukan dan perbuat untuk kebermajuan dunia literasi daerah ini.
Tentunya aplus dan hormat yang tinggi harus kita sampaikan kepada para kepala sekolah, guru dan para pembina literasi di satuan pendidikan yang terus memberikan semangat dan support kepada para pelajar untuk terus menulis dan menulis.
Mereka mengobarkan semangat menulis untuk para pelajar dan menyalakan api literasi di sekolah dengan harapan melahirkan para penulis muda dan kebermajuan dunia literasi Bangka Selatan.
Benar apa yang diungkapkan Duta Baca Indonesia Gola Gong bahwa buku dari Bangka Selatan akan menggemparkan Indonesia.
Melalui buku, kita memperkenalkan daerah ini ke pelosok nusantara. Dari Pulau Miangas hingga Rote.
Dan itu telah dibuktikan para penulis pelajar Bangka Selatan.
Keren, Nak. Kami bangga.

