Pesan Rektor tentang perjuangan keluarga menemukan gambaran nyata dalam pengalaman Siena Wasiangge dan Linda Y. Adii, dua lulusan Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBB, yang berhasil menyelesaikan pendidikan setelah menjalani kehidupan sebagai mahasiswa perantauan.

Siena menceritakan bahwa beberapa tahun lalu mereka datang ke Pulau Bangka bersama enam orang teman lainnya untuk melanjutkan pendidikan. Namun, seiring berjalannya waktu, satu per satu rekan mereka pulang. Situasi tersebut sempat membuat Siena khawatir akan mengalami hal serupa dan kembali ke daerah asal tanpa menyelesaikan pendidikan.

“Beberapa tahun yang lalu, kami datang ke sini berjumlah delapan orang. Namun, satu per satu teman kami pulang. Kami sempat berpikir bahwa kami juga akan pulang tanpa membawa gelar,” ungkap Siena.

Di tengah keraguan tersebut, Siena mengaku mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Para dosen dan ibu kos turut memberikan perhatian serta semangat yang membantunya bertahan selama menempuh pendidikan jauh dari keluarga.

Salah satu motivasi terkuat yang disampaikan Siena adalah ingatan tentang perjuangan orang tua yang telah bersusah payah mengumpulkan uang untuk membiayai keberangkatan mereka ke Pulau Bangka.

“Kami teringat kepada orang tua yang bersusah payah mengumpulkan uang untuk membeli tiket ke Pulau Bangka agar kami bisa berkuliah. Hal itulah yang memotivasi kami untuk tetap bertahan dan menyelesaikan pendidikan di Universitas Bangka Belitung,” ujar Siena.

Perjalanan pendidikan tersebut akhirnya mengantarkan Siena dan Linda hingga ke hari kelulusan. Meski orang tua keduanya belum dapat hadir secara langsung dalam prosesi wisuda, momen tersebut diwarnai kejutan berupa pesan video dari keluarga yang telah dipersiapkan tanpa sepengetahuan mereka.

Pengalaman yang disampaikan Siena memperlihatkan pentingnya dukungan lingkungan dan keluarga dalam membantu mahasiswa menghadapi tantangan pendidikan. Kisah tersebut sekaligus memperkuat pesan Ibrahim agar para lulusan tetap optimistis, tidak mudah menyerah, dan memiliki keberanian untuk melangkah menuju masa depan.

Pada Wisuda ke-38 tersebut, para lulusan berasal dari enam fakultas, yakni Fakultas Sains dan Teknik sebanyak 166 orang, Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Kelautan 131 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis 158 orang, Fakultas Hukum 57 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 78 orang, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 65 orang.

Melalui momentum wisuda tersebut, para lulusan diharapkan mampu membawa ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan ke dalam kehidupan bermasyarakat. Gelar akademik yang diraih menjadi awal tanggung jawab baru untuk terus mengembangkan diri, menjaga integritas, serta menghasilkan karya dan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Humas UBB)