KKN-T UBB 2026 Tuntaskan Program Penguatan Ketahanan Pangan Lokal di Desa Lintang

BELITUNG TIMUR, TIMELINES.ID — Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Bangka Belitung (UBB) Tahun 2026 di Desa Lintang, Kecamatan Simpang Renggiang, Kabupaten Belitung Timur, telah selesai dilaksanakan selama 45 hari. Kegiatan yang diikuti oleh 7 mahasiswa ini mengusung tema “Penguatan Ketahanan Pangan Lokal Berbasis Ekowisata dan Kearifan Komunitas Tebat Rasau dalam Mendukung Desa Lintang sebagai Desa Wisata Hijau Berkelanjutan.”

Program KKN-T tersebut merupakan bagian dari program Kampus Berdampak–Kuliah Luar Kampus, Program Membangun Desa, yang dilaksanakan melalui kolaborasi Universitas Bangka Belitung, Komunitas Lanun Tebat Rasau, dan Pemerintah Desa Lintang.

Selama 45 hari, mahasiswa tidak hanya melaksanakan kegiatan di lingkungan desa, tetapi terlibat langsung bersama berbagai kelompok dan komunitas masyarakat untuk menggali, memperkenalkan, dan mengembangkan potensi pangan lokal yang bersumber dari kawasan Tebat Rasau.

Salah satu kegiatan utama dilakukan bersama Pokdarwis Lanun Tebat Rasau di Geosite Tebat Rasau. Mahasiswa belajar mengenali potensi kawasan dari perspektif ekowisata sekaligus menggali berbagai sumber pangan lokal yang terdapat di dalamnya. Pendekatan ini mempertemukan aspek lingkungan, pangan, pengetahuan lokal, dan pariwisata sebagai bagian dari upaya membangun desa wisata hijau yang berkelanjutan.

Kegiatan juga dilakukan bersama Forum Komunikasi Masyarakat Desa Lintang (FKMDL) melalui aktivitas di Sekolah Budaya Kubok Tuk Layang. Ruang tersebut menjadi tempat mahasiswa berinteraksi dengan komunitas sekaligus mendokumentasikan pengetahuan dan praktik lokal yang berkaitan dengan pangan dan kehidupan masyarakat Desa Lintang.

Di lingkungan pendidikan, mahasiswa bersama siswa SMAN 1 Gantung memperkenalkan keberagaman pangan yang bersumber dari Tebat Rasau. Sementara itu, bersama siswa sekolah dasar, mahasiswa melaksanakan sosialisasi mengenai pangan sehat dan bergizi, sekaligus memperkenalkan pentingnya mengenali sumber pangan lokal sejak usia dini.