APBD Bangka Barat Merosot Tajam ke Rp800 Miliar, Sektor Ini yang Bakal Dikejar Pemerintah

BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangka Barat (Babar) pada semester I tahun 2026 mencatatkan peningkatan signifikan dibanding periode yang sama tahun 2025.

Kendati demikian, lonjakan PAD ini dinilai belum mampu menopang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bangka Barat yang saat ini sedang tidak stabil.

Saat ini, kekuatan APBD Bangka Barat merosot ke angka Rp800 miliar, dari yang sebelumnya sempat mencapai hampir Rp1,2 triliun. Meski kapasitas fiskal daerah menurun, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bangka Barat, Abimanyu, tetap mengapresiasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam memaksimalkan sektor pendapatan.

“Peningkatan itu belum cukup, tetapi kami tetap mengapresiasi OPD pengampu pendapatan. Mereka terus berupaya meningkatkan PAD, meskipun memang ada beberapa sektor yang masih bisa dimaksimalkan kembali,” ujar Abimanyu saat dikonfirmasi, Kamis (23/7/2026) siang.