Karya: Desi Kurnia — Pelajar SMAN 3 Toboali

Aku bukan bayang yang luruh saat fajar menyingsing,
bukan harap yang rapuh dibawa angin lalu pergi.
Aku adalah benih yang menembus bumi yang keras,
tumbuh tegak meski badai menyapu dengan ganas.

Banyak duri tajam menghadang di jalan setapak,
banyak bisik ragu hendak memadamkan pelita di dada.
Namun mimpi yang berakar takkan runtuh oleh gempita,
ia mengubah luka menjadi kekuatan, rintangan menjadi cerita mulia.