Badai Abadi dalam Aksara
Karya: Nazira
Badai itu tak kunjung reda
Anginnya masih berdesis di sela dinding dada
Tak ada pelangi yang berani menampakkan diri
Hanya awan kelabu yang menyelimuti hari demi hari
Kita tahu, hujan ini takkan berhenti sendirinya
Tak ada matahari yang tiba-tiba menyapa hangatnya
Maka biarlah ia abadi dalam aksara
Terukir rapi, tak lekang waktu, tak pudar masa
Halaman

