Karya : Tria Olivia

Dia, si paling handal tersenyum
Dia, si paling mahir tertawa
Dia, si paling lincah berlari
Dan dia, si paling lihai merangkai kata

Senyumnya bukan penanda bahagia
Bukan pula bukti baiknya jiwa
Melainkan topeng penutup resah,
Yang diam-diam bergemuruh di dada

Tawanya hambar tanpa rasa,
Sebab bukan kebenaran yang ia bawa
Melainkan sebuah persembahan sunyi
Untuk membalut luka yang menganga