Nasib 47 Relawan SPPG Sekar Biru 2 Terkatung-katung, DW Minta Status Penghentian Dicabut
Nasib 47 Relawan SPPG Sekar Biru 2 Terkatung-katung, DW Minta Status Penghentian Dicabut
BANGKA BARAT, TIMELINES.ID – Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat, Deddi Wijaya, angkat bicara mengenai pemberhentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sekar Biru 2 di Kecamatan Parittiga, Jumat (28/8/2026).
Ia sangat menyayangkan keputusan sepihak dari Badan Gizi Nasional (BGN) yang dinilai merugikan program strategis nasional tersebut.
Menurut DW, sapaan akrabnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto seharusnya dikawal dengan pembinaan, bukan langsung dijatuhi sanksi penghentian operasional tanpa klarifikasi yang jelas.
Deddi menegaskan bahwa penutupan selama 10 hari ini membawa dampak beruntun di lapangan. Pertama, ratusan anak sekolah yang bergantung pada pasokan makanan bergizi harian kini kehilangan haknya. Kedua, sebanyak 47 relawan dapur profesional kehilangan pendapatan dan aktivitas kerja mereka secara mendadak.
“Selain penerima manfaat telantar dan dampak nasib pekerja lokal, tentu akibat penyetopan dapur ini berdampak pada kerugian mitra vendor. Di mana rantai pasok bahan baku lokal dari petani dan pedagang daerah ikut terganggu akibat pembatalan sepihak ini,” ujar pria yang menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Babar tersebut.

